Para remaja pria di tingkat sekolah menengah ini biasanya mengisi feed media sosial mereka dengan berbagai kegiatan kelas atas. Mulai dari nongkrong di kafe estetik, mengenakan outfit dari brand ternama, hingga menunjukkan hobi yang mahal seperti otomotif atau olahraga premium. Gaya hidup ini sering disebut sebagai potret idaman yang membuat pengikut mereka terus bertambah setiap harinya.
Mari kita ambil contoh. Seorang siswa SMA di Jakarta memposting foto dirinya berdiri di depan green screen ? Tidak. Dia memposting foto di dalam ruang VIP konser Blackpink, dengan caption singkat "Swipe untuk yang ketinggalan jet pribadi" .
Tren ini juga berdampak pada cara publik melihat definisi cowok keren. Bukan lagi sekadar pintar di kelas atau jago basket, tetapi juga tentang bagaimana mereka bisa mengelola personal branding di internet. Dengan pencahayaan yang pas, sudut pengambilan gambar yang profesional, dan gaya busana yang kekinian, para siswa SMP dan SMA ini berhasil membangun citra sebagai ikon gaya hidup modern bagi generasinya.